SAJAK PERJALANAN
Oleh Melisa
Hancur berantakan,
Terpencar entah kemana.
Dunia serasa tiada.
Berhenti sejenak,
Terpaku dalam diam.
Sempat berpikir,
mungkin takdir.
Takdir???
Mungkin percaya,
Tapi entahlah.
Bimbang bergejolak.
Jiwa merana,
Bahaya!!!
Nanti bisa melayang.
Seperti layangan,
Terbang tak terarah.
Terbang tak tentu arah.
Pemiliknya berlayar,
Tak tahu kemana.
Hanya berharap.
Engkau bimbing,
Jalanku yang tak tahu arah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar